"Adam dan Hawa itu menikah atau tidak?"
Jadi begini,
Secara simpel, Adam dan Hawa menikah tapi bukan di taman eden tetapi saat mereka sudah di bumi.
Konsep dasarnya adalah Adam merupakan manusia pertama di bumi. Hawa merupakan manusia kedua. Tuhan dan Iblis adalah kembar tapi sifat berbeda. Tuhan maha-positif (yang bagus-bagus), Iblis maha-negatif (yang jelek-jelek) dan dua-duanya maha-sakti.
Suatu hari, Hawa sedang berkeliling di taman eden lalu dia melihat ada seorang lelaki yang sangat amat ganteng dan memanggil Hawa. Lelaki itu merayu Hawa dan singkat cerita, Hawa termakan oleh rayuannya dan mereka melakukan hubungan seksual. Tanpa disadari oleh Hawa bahwa dia telah bersetubuh dengan Iblis yang menyamar sebagai seorang lelaki yang sangat ganteng.
Lalu, Tuhan mengetahui hal itu dan murka. Adam dan Hawa yang sedang hamil akhirnya dikeluarkan oleh Tuhan dari taman eden. Ternyata, Adam dikeluarkan dari taman eden karena juga mengikuti nafsu birahinya saat Iblis menjelma sebagai seorang wanita yang sangat cantik.
Adam dan Hawa hidup di bumi dan akhirnya Tuhan membuat sebuah lembaga pernikahan agar nyawa-nyawa yang ada di dalam perut wanita mengetahui dengan jelas siapa ayah dan ibunya, siapa yang akan membesarkannya.
Siapa yang menjadi penghulunya? Penghulunya adalah utusan Tuhan. Padahal, lembaga pernikahan itu merupakan lembaga tertinggi tetapi dari awal Tuhan tidak menjadi penguhulunya. Hal tersebut terjadi kemurkaan Tuhan terhadap Adam dan Hawa sehingga diutuslah oranglain, hal itu juga sama terjadi di dunia sampai saat ini.
Kenapa Adam dan Hawa dikeluarkan dari taman eden? Karena Tuhan kalah taroan sama Iblis. Taroannya kalo Adam dan Hawa tergoda maka mereka dikeluarkan dari taman eden. Kekalahan tersebut membuat Tuhan murka dan membuat Adam dan Hawa dikutuk sampai keturunan-keturunannya juga merasakan. Adam dan semua lelaki harus bekerja untuk menafkahi korban sperma yang dikeluarkan atas nafsu mereka dan menghidupi hasil sperma dan ovum yang sudah berwujud. Hawa dan semua wanita harus merasakan sakit yang sangat disaat mewujudkan imajinasi menjadi sebuah wujud nyata.
Kenapa justru sebuah pohon yang disalahkan dan menjadi korban? Justru bukan hanya pohon yang dikorbankan tetapi binatang-binatang juga. Pohon itu disalahkan karena disanalah Iblis berhasil menguasai Adam dan Hawa. Binatang-binatang yang tadinya bisa berbicara dikutuk untuk tidak bisa berbicara agar aib yang ada di dalam taman eden tidak terbongkar.
Anak pertama dari Adam dan Hawa membunuh adiknya karena rasa iri. Hal tersebut terlihat bahwa anak tersebut merupakan hasil dari Hawa dan Iblis. Jadi, wajar apabila manusia berbuat dosa karena kita ini merupakan keturunan Hawa dan Iblis.
Jadi, singkat cerita, setelah itu terjadilah fenomena-fenomena dan drama yang tervisualisasi. Tuhan akhirnya di salib untuk menebus dosa manusia dan merasa bersalah membuat manusia sebagai ajang taroan dan dikeluarkan dari taman eden. Tuhan merasa ini semua kesalahan dia karena taroan sama Iblis.
HAHAHAHA Hal diatas merupakan becandaan antara Bembi dan Ega karena diberikan pertanyaan seperti di atas.
Cerita Adam dan Hawa ini hanya fiktif belaka berdasarkan imajinasi liar tanpa adanya riset. Jadi, pure imagination. Paralogis yang berbahaya sih.
NB : Yakinilah yang anda yakinin.
Jadi begini,
Secara simpel, Adam dan Hawa menikah tapi bukan di taman eden tetapi saat mereka sudah di bumi.
Konsep dasarnya adalah Adam merupakan manusia pertama di bumi. Hawa merupakan manusia kedua. Tuhan dan Iblis adalah kembar tapi sifat berbeda. Tuhan maha-positif (yang bagus-bagus), Iblis maha-negatif (yang jelek-jelek) dan dua-duanya maha-sakti.
Suatu hari, Hawa sedang berkeliling di taman eden lalu dia melihat ada seorang lelaki yang sangat amat ganteng dan memanggil Hawa. Lelaki itu merayu Hawa dan singkat cerita, Hawa termakan oleh rayuannya dan mereka melakukan hubungan seksual. Tanpa disadari oleh Hawa bahwa dia telah bersetubuh dengan Iblis yang menyamar sebagai seorang lelaki yang sangat ganteng.
Lalu, Tuhan mengetahui hal itu dan murka. Adam dan Hawa yang sedang hamil akhirnya dikeluarkan oleh Tuhan dari taman eden. Ternyata, Adam dikeluarkan dari taman eden karena juga mengikuti nafsu birahinya saat Iblis menjelma sebagai seorang wanita yang sangat cantik.
Adam dan Hawa hidup di bumi dan akhirnya Tuhan membuat sebuah lembaga pernikahan agar nyawa-nyawa yang ada di dalam perut wanita mengetahui dengan jelas siapa ayah dan ibunya, siapa yang akan membesarkannya.
Siapa yang menjadi penghulunya? Penghulunya adalah utusan Tuhan. Padahal, lembaga pernikahan itu merupakan lembaga tertinggi tetapi dari awal Tuhan tidak menjadi penguhulunya. Hal tersebut terjadi kemurkaan Tuhan terhadap Adam dan Hawa sehingga diutuslah oranglain, hal itu juga sama terjadi di dunia sampai saat ini.
Kenapa Adam dan Hawa dikeluarkan dari taman eden? Karena Tuhan kalah taroan sama Iblis. Taroannya kalo Adam dan Hawa tergoda maka mereka dikeluarkan dari taman eden. Kekalahan tersebut membuat Tuhan murka dan membuat Adam dan Hawa dikutuk sampai keturunan-keturunannya juga merasakan. Adam dan semua lelaki harus bekerja untuk menafkahi korban sperma yang dikeluarkan atas nafsu mereka dan menghidupi hasil sperma dan ovum yang sudah berwujud. Hawa dan semua wanita harus merasakan sakit yang sangat disaat mewujudkan imajinasi menjadi sebuah wujud nyata.
Kenapa justru sebuah pohon yang disalahkan dan menjadi korban? Justru bukan hanya pohon yang dikorbankan tetapi binatang-binatang juga. Pohon itu disalahkan karena disanalah Iblis berhasil menguasai Adam dan Hawa. Binatang-binatang yang tadinya bisa berbicara dikutuk untuk tidak bisa berbicara agar aib yang ada di dalam taman eden tidak terbongkar.
Anak pertama dari Adam dan Hawa membunuh adiknya karena rasa iri. Hal tersebut terlihat bahwa anak tersebut merupakan hasil dari Hawa dan Iblis. Jadi, wajar apabila manusia berbuat dosa karena kita ini merupakan keturunan Hawa dan Iblis.
Jadi, singkat cerita, setelah itu terjadilah fenomena-fenomena dan drama yang tervisualisasi. Tuhan akhirnya di salib untuk menebus dosa manusia dan merasa bersalah membuat manusia sebagai ajang taroan dan dikeluarkan dari taman eden. Tuhan merasa ini semua kesalahan dia karena taroan sama Iblis.
HAHAHAHA Hal diatas merupakan becandaan antara Bembi dan Ega karena diberikan pertanyaan seperti di atas.
Cerita Adam dan Hawa ini hanya fiktif belaka berdasarkan imajinasi liar tanpa adanya riset. Jadi, pure imagination. Paralogis yang berbahaya sih.
NB : Yakinilah yang anda yakinin.