Tertuang belum tentu bisa tertuang.
Biarlah tetap dalam wadahnya, memberikan arti yang berbeda setiap harinya.
Biarlah tetap waktu yang berjalan, memberikan rasa yang berbeda setiap detiknya.
Biarlah tetap langkah yang diam, memberikan penglihatan yang cukup.
Biarlah nafas yang keluar, memberikan pemahaman yang lebih.
Biarlah kata itu tetap dalam kata-kata tanpa aksi.
Biarlah rasa itu tetap dalam rasa tanpa aksi.
Biarlah waktu itu tetap dalam waktu tanpa aksi.
Biarlah bisu tetap menjadi bisu.
Jejak yang ada pada nantinya tidak akan berbekas seperti yang lainnya meninggalkan bekas.
Bagaimana dunia ini memperlakukanku begitu fana tetapi dengan yang lainnya bisa memberikan keabadian.
Kutatap jemari kecil itu, menciumnya dan hanya bisa memberikan kebebasan tanpa menoleh ke belakang.
Tapi rasanya aku sudah tidak bisa merasakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar